|
• 19 Jul 2003 , 10:23:43 Ketua Dekranasda Bantul, Hj. Ida Idham Samawi : Dukung Perajin yang Mampu Olah Strategi PemasaranDunia memang tak bisa tenang. Kasus ledakan Bom Bali, Oktober 2002 yang belum lepas dari ingatan, kini disusul geger Irak, dengan adanya invasi Amerika Serikat dan koalisinya.
Masyarakat produktif seperti perajin, di nanapun mereka berkarya, akan merasakan dampaknya bila goncangan peristiwa itu terjadi di kawasan wisata, seperti kasus bom Bali. Akibatnya mudah ditebak, pasar industri nyaris lumpun total. Para perajin terpukul karena tidak ada produk yang bisa dilembar ke Bali.
Namun agaknya, tidak seluruh pelaku bisnis kerajinan rakyat berlama-lama merenungi lesunya bisnis mereka. Lurah Wukirsari, Sujiono yang terkenal juga sebagai pengusaha kerajinan tatah sungging segera cancut taliwanda. Pak Lurah segera memelopori gerakan penyelamatan usahanya. Salah satu gerakannya adalah, melakukan pemasaran dari rumah ke rumah. Yang dipasarkan adalah Produk tatah sungging, terutama jenis wayang kulit. Masyarakat perajin desa Pucung, Wukirsari, Imogiri Bantul melakukan safari penjualan dari rumah ke rumah sampai di Sulawesi dan Sumatra. Untuk pasar Jakarta, yang ditembus adalah toko-toko penjual cinderamata. Hasilnya lumayan.
Ketua Dekranasda Bantul memuji langkah proaktif para perajin dan mendukung sepenuhnya usaha penjualan dari rumah ke rumah itu. Menurut Ibu Hj Ida Idham Samawi, selain terus meningkatkan kualitas produknya, para perajin memang harus selalu mengolah kiat pemasaran, tidak hanya mengandalkan pedagang-pedagang, tetapi sebisa-bisa melakukan pemasaran sendiri. Sehingga, para perajin mendapatkan pengembangan pasar baru.
Mengolah kiat-kiat pemasaran seperti ini menjadi sangat penting mengingat situasi politik dunia yang sulit ditebak. Seperti persitiwa bom Bali, agresi AS ke Irak dan nanti entah peristiwa apalagi yang akan menggoncang dunia, yang juga akan berdampak negatif terhadap kepariwi-sataan.
Adanya semangat para perajin seperti ini tampaknya diimbangi oleh Dekranasda. Bekerjasama dengan pengelola Taman Wisata Ganaru, dan Pemda Kabupaten Bantul, Dekranasda berusaha keras ikut memasarkan karya-karya perajin Bantul. Antara lain, dengan menyediakan areal pamer produk kerajinan di kawasan Gabusan.
|