|
• 12 Aug 2005 , 13:31:42 Transaksi Bantul Ekspo Mencapai 9 MilyarBUPATI Bantul Drs HM Idham Samawi menandaskan bahwa beda pendapat dan beda pilihan dalam pelaksanaan Pilkada merupakan hal biasa dan wajar-wajar saja. Namun perbedaan pilihan dan beda pendapat tersebut, jangan samnpai menimbulkan konflik, apalagi konflik yang berkepanjangan. “Jika terjadi gesekan-gesekan, jangan sampai diperpanjang dan dipolitisir. Namun langkah yang harus kita tempuh bersama, mari kita singsingkan lengan untuk bersama-sama membangun Bantul menuju kearah makin baik”, tegas Idham.
Penegasan bupati tersebut dikemukakannya Kamis ( 11/8 ) malam dalam sambutannya ketika menutup Bantul Ekspo 2005 sekaligus penutupan kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Bantul ke-174, di panggung kesenian BE 2005 kompleks PSG ( Pasar Seni Gabusan ), Kecamatan Sewon, Bantul.
Idham bersama Pak Marno ( Red Bupati dan Wabup Bantul periode 2005-2010 ), kata Bupati Bantul, telah bertekad dan bersepakat untuk bekerja keras dan lebih baik dari pada masa jabatan sebelumnya. Namun upaya tersebut dipastikan tidak akan tercapai jika tanpa peranserta, kekompakan dan partisipasi dari berbagai fihak dan masyarakat luas. Untuk itu, Idham mengajak juga berbagai komponen untuk berpartisipasi membangun Kabupaten Bantul, guna terus meningkatkan kesejahteraan rakyatnya. Dalam hal ini termasuk pelayanan aparatnya kepada masyarakat, agar terus ditingkatkan.
Kaitannya dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Bantul ke-174, Bupati Bantul menegaskan bahwa tanpa partisipasi masyarakat, kegiatan peringatan hari jadi Kabupaten Bantul tidak dapat berjalan dengan lancar dan tertib.”Untuk itu, saya juga tidak lupa mengucapkan banyak terima kasih”, terang Idham yang dalam kesempatan tersebut sekaligus menyerahkan piagam dan hadiah serta tropi kepada para juara berbagai lomba peringatan Hari Jadi Kabupaten Bantul ke-174 serta Bantul Ekspo 2005.
Sedangkan Ketua Panitia BE 2005, Suarman SW SH melaporkan b ahwa transaksi selama 11 hari berlangsungnya BE 2005, mencap;ai Rp 9 milliar lebih, dengan rata-rata perhari transaksi Rp 800 juta. Juru bicara Pemkab Bantul ini mengakui bahwa angka tersebut secara kwantitas memang menunjukkan penurunan jika dikba ndikngkan dengan kegiatan serupa tahun 2004 lalu. Hal tersebut disebabkman jujmlah kapl,ing atau peserta BE 2005 ini juga lebih sedikit.
|