|
• 21 Feb 2006 , 10:18:31 Srigading Kawasan Budidaya Perikanan Air TawarDesa Srigading Kecamatan Sanden menjadi salah satu sentra pembudidayaan ikan air tawar di Kabupaten Bantul. Tercatat 318 petani ikan tergabung dalam 13 kelompok pembudidayaan ikan, dengan luas lahan kolam 4,78 Hektar atau sejumlah 478 kolam. Jenis ikan yang dikembangkan yakni lele dan gurami.
Realisasi pembudidayaan ikan air tawar di Kecamatan Sanden pada tahun 2005, pemijahan ikan lele sebanyak 1.278.000 ekor dengan hasil panen 96 ton. Sedangkan produksi ikan gurami, sejumlah 240.000 ekor menghasilkan 48 ton ikan gurami.
Mujiman seorang petani ikan mengutarakan bahwa saat ini pembudiyaan ikan gurami menjadi andalan petani ikan di Srigading. Harga jual ikan gurami dipasarankannya seharga Rp 16.000,- per kilogram.
Mujiman yang juga merupakan ketua kelompok pembudidaya ikan Mina Usaha mengungkapkan, dengan kolam seluas 120 m2 yang dimilikinya dan waktu pemeliharaan selama 3 bulan 11 hari mampu menghasilkan sebanyak 806 ekor gurami atau seberat 551,5 kilogram. Keuntungan yang didapatkan warga dusun Ceme ini sekitar Rp 2,5 juta.
Sementara Jumadi yang merupakan anggota Mina Usaha mengungkapkan bahwa dia mampu meraup keuntungan sebesar Rp 6,4 juta. Jumadi mempunyai kolam seluas 200m2 dengan waktu pemeliharaan 3 bulan mampu memanen sebayak 7900 ekor gurami.
Berbeda dengan Mujiman, Jumadi menjual guraminya per ekor. Panen pada bulan januari lalu, dia menjual sebanyak 3.650 ekor dihargai per ekornya Rp 1.000, sebanyak 2.350 gurami perekor dijual Rp 750. Sedangkan 1.700 gurami dilempar ke pasar dengan harga Rp 500 per ekor.
Para petani ikan masih mengeluhkan berbagai kendala yang dialaminya antara lain maslah permodalan, penyakit ikan, dan harga pelet. Mujiman mengutarakan beberapa waktu lalu petani ikan dibantul mendapat bantuan berupa alat pembuat pelet dan sejumlah modal usaha. Sehingga para petani tidak tergantung dengan pakan produksi pabrik yang harganya cukup tinggi.
Untuk meningkatkan produksi ikan, Mujiman bersama petani ikan lainnya merencanakan untuk mengoptimalisasi kolam, saat ini baru sekitar 5% potensi di Kecamatan Sanden yang dimanfaatkannya. Sedangkan untuk pemasaran hasil panennya akan menggunakan sistem pemasaran satu pintu dan menjalin kemitraan.
|