|
• 23 Apr 2007 , 13:51:47 Dinas Pariwisata Gandeng ABA "IPK" Yogyakarta; Pelatihan Bahasa Inggris Bagi Pokdarwis Kasongan
Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul bersama Akademi Bahasa Asing IPK Yogyakarta mengadakan pelatihan bagi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang dipusatkan di SD SD Negeri Kasongan, Bangunjiwo, Kasihan. Pelatihan dimulai sejak 2 April 2007 dan berlangsung selama 2,5 bulan dengan tutor sepenuhnya dari ABA IPK Yogyakarta.
Kasubdin Pemasaran dan penyuluhan Wisata A. Diah Setiawati, SH, M.Hum, dalam pers rilisnya tertanggal, Senin (23/4), mengutarakan pada awal peserta pelatihan sebanyak 60 orang yang dibagi dalam 3 kelas, berasal dari Pokdarwis Kasongan dan Selarong. Setelah kegiatan ini disosialisasikan ternyata mendapat tanggapan positif sehingga pesertanya membludak menjadi 92 orang terbagi dalam 4 kelas.
Peserta terdiri dari berbagai usia dan tingkat kemampuan yang berbeda, sehingga pihak ABA IPK mengadakan placement test atau tes penempatan untuk mengelompokan sesuai dengan kemampuannya
Kegiatan ini merupakan salah satu upaya kongkrit dalam upaya recovery paska gempa bumi 27 Mei 2006. Akibat gempa, sektor pariwisata dan pendukungnya mengalami keterpurukan demikian juga sektor kerajinan mengalami sepi order dan kunjungan. Perlu langkah-langkah kongkrit berbagai pihak dalam upaya recovery fisik maupun psikis.
Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul menggadeng ABA IPK Yogyakarta yang peduli dengan nasib pengrajin paska gempa.Dengan adanya pelatihan bahasa Inggris, diharapkan pengrajin memiliki kemampuan verbal maupun literal yang memadai.
A. Diah Setiawati, SH, M.Hum menambahkan, pihaknya telah bekerjasama dengan beberapa perguruan tinggi di Yogyakarta, terutama dalam menggarap SDM di bidang pariwisata di beberap obyek wisata. Khususnya ABA IPK Yogyakarta, telah mengadakan pelatihan bahasa Inggris di Obyek Wisata Gua Cerme dan Bahasa Jepang bagi pengrajin batik kayu di Krebet, Pajangan.
Selain itu, Dinas Pariwisata juga menjajagi kemungkinan kerjasama dengan perguruan tinggi lainnya untuk mengadakan pelatihan keterampilan yang berkaitan dengan mata pencaharian masing-masing Pokdarwis.Dalam waktu dekat diharapakan output yang dihasilkan dapat terwujud.
|