Language :
.:: Bahasa Indonesia .::  English  
About Us Contact Us Guestbook
Investment Crafts Tourism BizDirectory BizNews
12 Oct 2008
BizNews
Arsip Berita
 

 

 
• 10 Sep 2007 , 13:30:10
Jelajah Wisata Alam Gumuk Pasir

Usaha Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Pemkab Bantul untuk mengembalikan pariwisata Pantai Parangtritis cukup membuahkan hasil. Hal ini terbukti sebanyak 3600-an wisatawan memeriahkan Jelajah Wisata Alam 2007 dengan mengambil tema "AYO TAMASYA JELAJAH GUMUK PASIR KENALI FENOMENA ALAM JOGJA AMAN" di gumuk pasir Pantai Depok, Parangtritis, Bantul yang belangsung Minggu pagi hingga siang (9/9/2007).

Menurut Ketua Panitia Moh Hallim, SH. Dalam lapoprannya mengatakan Tujuan dari kegiatan tersebut untuk mengenalkan Bantul sebagai potensi wisata menarik, mempromosikan Laboratorium Geospasial, meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani serta membina kesatuan dan persatuan bangsa. Adapun rute yang ditempuh dari Lab. Geospasial menyusuri gumuk pasir menuju depan makam syeh bela-belu, terus menuju parangkusumo-pantai depok kembali ke lab. Geospasial lagi.

Sementara itu menurut Drs Wahyudi selaku Penasehat Acara sekaligus Kepala Bidang Pemasaran, Badan Pariwisata dan Budaya Pemprov DIY menyatakan Wisatawan yang mengikuti acara tidak hanya di ikuti oleh wisatawan dari DIY, namun juga berasal dari kota-kota besar di Pulau Jawa seperti Bandung, Jakarta, Surabaya ataupun Malang. Bahkan peserta yang ikut juga ada dari turis asing "Setidaknya lebih dari 10 wisatawan asing yang mengikuti wisata jelajah alam yang baru pertama kali ini digelar," ujarnya. Lebih lanjut, Wahyudi menyatakan minat yang cukup tinggi dari masyarakat ataupun wisatawan menunjukkan bahwa obyek wisata gumuk pasir ternyata mempunyai potensi yang sangat besar untuk digali sebagai objek wisata andalan dan tidak kalah dengan obyek wisata lainnya. "Wisata gumuk pasir bukan saja hanya sebatas wisata, namun juga merupakan wisata pendidikan. Karena dengan mengikuti wisata gumuk pasir akan mengetahui proses terbentuknya gumuk pasir yang cuma ada satu-satunya di kawasan Asia Tenggara," tutur Wahyudi.

Jelajah wisata alam gumuk pasir yang menempuh jarak 7 kilo meter ternyata juga menguras stamina dari peserta hal ini terbukti dengan adanya empat peserta yang harus ditandu oleh petugas dari PMI karena tidak sanggup lagi berjalan di gumuk pasir.

"Berjalanan dengan menempuh jarak 7 kilometer sudah hal yang biasa, namun karena medannya gumuk pasir, peserta ada yang tidak kuat. Mereka rata-rata usianya diatas 45 tahun," kata Wahyudi. Dia menambahkan, dengan antusiasme wisatawan untuk mengikuti wisata jelajah alam gumuk pasir, pihaknya berharap segera agen wisata yang memasukkan kawasan wisata gumuk pasir sebagai loaksi yang layak dikunjungi. "Saat ini kita tinggal menunggu agen wisata yang akan membawa wisatawannya ke kawasan gumuk pasir di Pantai Depok, Parangtritis," pungkas Wahyudi.

 
   

www.bantulbiz.com
Copyright © KPDE Pemkab Bantul - 2004
All Rights Reserved.
Page loaded in 0.92 sec.
>> WebStats