Language :
.:: Bahasa Indonesia .::  English  
About Us Contact Us Guestbook
Investment Crafts Tourism BizDirectory BizNews
29 Aug 2008
BizNews
Arsip Berita
 

 

 
• 15 Oct 2007 , 17:12:30
Parangtritis Dipadati Pengunjung

Pantai Parangtritis yang beberapa hari sebelum lebaran telah bersih dari lapak-lapak pedagang pada jarak 200 m dari bibir pantai dikunjungi ribuan pengunjung yang tampak menyemut dari ujung timur pantai Parangendog sampai pantai Parangkusumo pada H+3 lebaran kemarin bagi yang merayakannya hari Jumat ( 12/10 ) atau H+2 bagi yang merayakannya pada hari Sabtu ( 13/10 ). Adapun data pengunjung yang tercatat di pintu masuk retribusi pada hari Senin ( 15/10 ) sampai pukul 17.00 WIB kemarin ada 16.732 orang, jelas petugas retribusi Sukijo.

Akibanya jalan Parangtritis sepanjang hari dari pagi sampai petang nampak padat oleh kendaraan mobil pribadi, sepeda motor, bus maupun kendaraan umum lain. Hingga tempat penitipan sepeda motor maupun mobil di kawasan Panatai Parangtritis nampak penuh bahkan sampai ke bibir pantai. Namun untuk fasilitas di relokasi pedagang dan tempat parkir yang dibangun oleh Pemkab Bantul, belum seperti yang diharapkan.

Hal itu menurut salah seorang petugas parkir karena pemandangan ke pantai dari tempat itu masih tertutup oleh beberapa bangunan yang belum dibongkar, sehingga ketika mobil pengunjung sudah masuk ke lokasi banyak yang hanya berputar-putra lalu kembali keluar untuk mendekat ke lokasi pantai. “ Namun demikian selama H+3 lebaran sudah lumayan banyak pengunjung yang sudah mulai memarkir kendaraan serta berbelanja di sini “ ucapnya.Besarnya biaya parkir di relokasi sepeda motor Rp 1.000,-, kendaraan roda empat Ro 3.000,- serta bus Rp 5.000,-. Sementara di tempat penitipan untuk sepeda motor Rp 3.000,-serta untuk mobil Rp 10.000,-.

Banyaknya pengunjung juga membuat tim SAR Parangtritis siaga penuh untuk mengantisipasi hal-hal yuang tidak diinginkan, maka setiap saat petugas senantiasa mengingatkan pengunjung agar tidak mandi atau bermain air laut pada daerah yang lebeng atau pada palaung laut karena amat berbahaya melalui pengeras suara. Namun sayangnya mereka tidak begitu mengindahkannya.

 
   

www.bantulbiz.com
Copyright © KPDE Pemkab Bantul - 2004
All Rights Reserved.
Page loaded in 0.15 sec.
>> WebStats