|
• 19 Jul 2003 , 00:00:00 Bupati Bantul Drs. HM Idham Samawi : Ekspor Kerajinan Bantul US 11.654.764 DolarSumbangan sektor kerajinan terhadap PAD (pendapatan asli daerah) selama ini dinilai cukup besar. Pada tahun 2001, nilai ekspor mencapai US 11.654.764 dolar. Sehingga wajar bila Pemerintah Kabupaten Bantul mencanangkan berdirinya Bantul Craft Centre (Bantul sebagai pusat kerajinan).
“Kita patut berterima kasih kepara para perajin karena sumbangan yang diberikan bagi Kabupaten Bantul cukup besar,” ucap Bupati Bantul, Drs HM Idham Samawi.
Dari seluruh ekspor kerajinan DIY, 67 persen berasal dari Bantul. Di Bantul saat ini terdapat 72 sentra industri, 32 di antaranya adalah sentra kerajinan dengan unit usaha sebanyak 8.019 buah.
Nilai ekspor sebesar US 11.654.764 dolar tersebut, menurut HM Idham Samawi belum termasuk ekspor tidak langsung, yakni yang dibawa wisatawan dalam bentuk cinderamata. “Untuk ekspor tidak langsung, keramik Kasongan setiap tahun mencapai 258 kontainer. Sedangkan ekspor kerajinan kayu diperkirakan lebih dari 700 kontainer,” tambahnya.
Keunggulan dari sektor industri ini adalah hampir tidak tergoyahkan meski badai krisis melanda negeri ini, karena sebagian besar diekspor. Meski begitu, pasar dalam negeri pun perlu mendapatkan perhatian.
Dalam memajukan sektor ini, Pemkab Bantul senantiasa berusaha memfasilitasi melaljhi berbagai kiat. Di antaranya, pemasaran melalui internet, mengajak pameran ke luar negeri, serta memperbanyak pameran di dalam negeri, seperti Jakarta Ekspo, Jogja Ekspo, Bantul Ekspo. Pelatihan guna meningkatkan kualitas SDM perajin juga menjadi perhatian Pemkab Bantul.
|