|
• 17 Nov 2004 , 16:39:10 Pasar Seni Gabusan Dibuka Sri Sultan HB X Pasar Seni Gabusan dibangun awal tahun 2004 selesai bulan Oktober 2004, dibangun di atas lahan seluas 4 Ha. Sebagai sarana untuk mengangkat ekonomi kerakyatan Bantul berpijak pada 3 sektor yaitu pertanian, pasar tradisional dan kerajinan. Rabu sore (17/11) dibuka oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X. Hadir dalam kesempatan ini Ketua dekranasda DIY GKR Hemas, Jajaran Pemprop DIY dan Pemkab Bantul, para perajin, serta tamu undangan.
Sri Sultan HB X dalam sambutannya mengharapkan bagi disperindagkop untuk membuat standarisasi mutu produk sehingga bisa mengangkat harga jual produk para perajin di Gabusan. "Pasar Seni Gabusan betul-betul dapat membawa manfaat baik bagi warga Bantul, mau tidak mau masyarakat dapat mengenal Gabusan karena produk-produknya", tambah Sultan.
Idham Samawi dalam sambutannya mengutarakan tujuan sebagai sarana penjualan dan promosi sepanjang tahun, dan untuk pengrajin yang belum bisa melakukan ekspor. Bagi perajin tidak dibebani biaya sewa kios hanya dikenai biaya konsinyasi sebesar 10% bila produknya laku namun diberi target 10 juta rupiah pertahun.
Untuk mendatangkan buyer Pemkab bekerjasama dengan biro perjalan dan mengarahkan pengunjung Parangtritis untuk mampir di Gabusan. "Sopir bis pariwisata akan dicegat di Gabusan dan diberi jasa Rp 50ribu supaya mampir di Gabusan" imbuh Idham Samawi.
|