|
• 30 Dec 2004 , 01:23:09 Bantul Tuan Rumah Pertemuan 13 Bupati/Walikota Anggota Java Promo Kabupaten Bantul akan menjadi tuan rumah pertemuan 13 Bupati/Walikota anggota Java Promo. Pertemuan rutin 6 bulanan tersebut menurut rencana akan diselenggarakan pada tanggal 22 Januari 2005. Seperti diutarakan Susilo BAE , SE Kasubdin Pemasaran dan Penyuluhan Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Rabu (29/12) siang, saat ditemui di kantornya.
Susilo mengutarakan, Java Promo tiap tahun telah mengagendakan beberapa pertemuan yaitu pertemuan 3 bulanan bagi Kadinas Pariwisata dan Kepala Bappeda dan pertemuan 6 bulanan Bupati/Walikota. “Sedianya pertemuan di Bantul ini digelar bulan Desember 2004 ini namun karena berbagai pertimbangan baru digelar 22 Januari 2005 mendatang”, jelas Susilo.
Lebih lanjut Susilo mengutarakan, pertemuan tersebut direncanakan akan menghadirkan Menteri Pendidikan Kebudayaan dan Pariwisata atau pejabat setingkat Dirjen, 13 Bupati/Walikota anggota Java Promo beserta Kepala Bappeda dan Ka Dinas Pariwisata dan Budaya, Tim Pelaksana Sekretariat Bersama Java Promo, dan rekanan kerja serta perwakilan pelaku wisata.
Ketiga belas kabupaten/kota anggota Java Promo, yaitu Kabupaten Bantul, Kota Yogyakarta, Kab Sleman, Kab Gunung Kidul, dan Kab Kulon Progo dari Propinsi DIY. Sedangkan dari Propinsi Jawa Tengah terdiri dari Kabupaten Temanggung, Kab Magelang, Kota Magelang, Kab Klaten, Kab Boyolali, Kab Purworejo, Kab Kebumen dan Kab Wonosobo. “Java Promo dideklarasikan oleh ke-13 Bupati/Walikota pada tanggal 26 Juni 2002 dan tanggal 21 Mei 2003 dikukuhkan oleh Menbudpar pada saat itu I Gde Ardhika di Wonosobo”, kata Kasubdin Pemasaran dan Penyuluhan.
Susilo menjelaskan, tujuan Java Promo yaitu mengembangkan pariwisata secara bersama-sama dalam satu wilayah destinasi wisata, mengembangkan produk paket wisata baru yang potensial, mengembangkan sarana dan prasarana pendukung wisata, mengembangkan program promosi wisata terpadu, dan mengembangkan pendidikan dan pelatihan bidang pariwisata.
Secara organisasi Java Promo terdiri dari 2 kelompok kerja (Pokja), Pokja I membidangi promosi wisata yang anggotanya dari Dinas Pariwisata. Sedangkan Pokja II membidangi sarana wisata, beranggotakan Kepala Bappeda.
Susilo menambahkan, Java Promo telah melaksanakan berbagai kegiatan, antara lain travel dialog, pameran bersama baik di dalam negeri maupun di luar negeri, pembuatan media promosi pariwisata serta menyelenggarakan Borobudur International Festival. “Tahun 2003 lalu Java Promo mengikuti International Tourism Bourse di Berlin Jerman, tahun ini Java Promo mendapat penghargaan sebagai 1st Runner Up for The best Decorated Booth saat mengikuti Majapahit Travel Fair 2004 di Surabaya”, kata Susilo.
|