|
Upacara Kirab Budaya dan Nguras Kong (enceh) di Imogiri Upacara ritual yang dilaksanakan di kompleks makam imogiri ini merupakan tradisi dalam rangka mengganti air yang terdapat dalam ‘kong’ di makam Raja-raja Imogiri. Selanjutnya air kurasan yang diperoleh dari ‘kong’ ini dibagi-bagikan kepada masyarakat yang memiliki kepercayaan bahwa air tersebut dapat memberikan kebaikan bagi kehidupan.
Upacara yang dilaksanakan setiap hari Selasa Kliwon pada bulan Suro ini diawali dengan mengganti air yang terdapat pada empat padasan, yaitu Kyai mendung (berasal dari Roma), Nyai siem (berasal dari Myanmar), Kyai danumoyo (berasal dari Aceh), dan Nyai Danumurti (asal Palembang) kemudian dilanjutkan dengan Kirab Budaya. Dalam kirab ini, peralatan nguras berupa siwur (gayung dari tempurung kelapa) dibawa dari kecamatan Imogiri menuju kompleks Makam Raja-raja. Kegiatan ritual ini ditutup dengan pentas kesenian tradisional.
|