|
| CV. Malindo - Kerajinan Mebel Anyam
| | Sebelum menekuni kerajinan mebel anyam, perajin yang satu ini pernah menekuni kerajinan monel. Pada tahun 1997 saat mengikuti Pameran Produk Ekspor (PPE) di Jakarta, dijadikannya sebagai kilas balik usahanya. Cukup piawai juga perajin ini. Dia tidak hanya ikut sekedar ikut, tetapi juga melihat peluang bisnis. Waktu itu stand monelnya kurang banyak dilirik orang. Dia justru melihat buyers-buyers yang mendatangi stand mebel anyam dari bahan natural. Selanjutnya terbersit dalam benaknya untuk membuat produk yang digandrungi oleh buyers pada waktu itu. Menurutnya pangsa pasar mebel anyam hingga sekarang pun masih cukup bagus.
Itulah sekelumit perjalanan Tas'an Tri Wibowo (37) dari usaha monel ke mebel anyam. Mebel anyamnya di mulai tahun1998 akhir. Bahan baku anyamannya yaitu enceng gondok, pandan pantai/sea grass, rotan, pelepah pisang dan bambu. Sebagai kerangkanya pada awalnya menggunakan besi. Namun karena harga besi sangat fluktuatif hal ini juga mempengaruhi harga produk. Lambat laun sebagai kerangkanya, bapak 4 putra ini menggunakan kayu dan rotan, yang bahannya mudah didapat dan harganya relatif terjangkau. Sudah ada sekitar 100 model mebel yang telah dibuatnya baik yang berkerangka besi, kayu maupun rotan. Produk – produk itu diantaranya : meja kursi, sketsel, rak majalah, tempat payung, almari, tempat cucian, kap lampu dan sebagainya. Semua dikerjakan secara halus dan sempurna serta kesan naturalnya sangat kuat. Dan inilah konon salah satu hal yang diminati oleh orang luar negeri.
Dengan selalu menjaga kualitas, dan disertai dengan promosi lewat berbagai media, produknya cepat dikenal oleh kalangan masyarakat terutama pihak buyers. “Mula-mula ada teman yang mengantar seorang buyers ke tempat saya untuk membeli produk – produk saya”, papar perajin lulusan SLTA ini. Banyak buyers yang merasa puas mengambil produk dari CV. Malindo yang didirikan oleh Tas'an Tri Wibowo ini. Dituturkan oleh Winarti (istrinya) untuk pasar lokal produknya justru kurang bagus. Pasaran yang bagus justru luar negeri, antara lain : Italia, Belgia, Australia, Perancis, Timor Tengah, dan sebagian negara Asia lainnya.
Dengan dibantu puluhan tenaga kerja, CV. Malindo selalu menjaga kualitas produknya. Di kantor dan workshopnya Jl. Kudus No. 10 Kasongan, Bantul Yogyakarta, 55184 telp. (62-274) 380154, Fax. (62-274) 380154, banyak sempel yang siap untuk dikunjungi. Tahun 2002 Tas'an Tri Wibowo menerima penghargaan Interprise yang termasuk 50 besar pengusaha yang berorientasi ekspor. Pernah juga diwawancari oleh Reynald Kasali seorang praktisi bisnis di ANTV. Dalam kondisi pasar yang agak lesu, omzet per bulannya yaitu Rp 25 juta. Dan dalam kondisi ramai seperti tahun 2000-an pernah mencapai Rp 100 juta per bulan.
|