Language :
.:: Bahasa Indonesia .::  English  
About Us Contact Us Guestbook
Investment Crafts Tourism BizDirectory BizNews
29 Aug 2008
Sentra Kerajinan
Perajin
Katalog Produk
 
 
Sari Ilmu - Aneka Kerajinan Kayu
Katalog Produk

Perajin yang satu ini memulai usaha kerajinan kayunya pada tahun 1996 dengan membuat mebel, seperti : meja kursi, alamari, rak, daun pintu dan lain-lain. Sebetulnya bagus juga usaha mebel tersebut karena tidak sepi pesanan. Namun karena tempat produksi sekaligus memajang stok berada di lingkungan perumahan yang sempit, dan dia sangat merasa kewalahan masalah tempat apabila ada pesanan partai besar. Dari kasus tersebut dia mengembangkan usahanya dengan membuat aneka kerajian dari kayu, yang secara implisit produknya berukuran lebih kecil bila dibandingkan dengan mebel. Dialah Amat Sarip (58) yang punya nama usaha Sari Ilmu beralamat di Jl. Wates Km 3,5 Perum Sido rejo 1 / 2 Ngestiharjo Kasihan Bantul Yogyakarta.

Di aneka kerajinan kayu, bagi bapak 2 putera ini bukan merupakan sesuatu yang baru. Dia sudah punya banyak referensi masalah perkayuan, apalagi di BLK Yogyakarta dia juga sebagai salah satu pembinanya. Dua tahun yang lalu dia pensiun dari PNS tersebut setelah itu intens di usaha kerajinan kayunya. Sudah ada sekitar 20 nama produk dengan berbagai ukuran yang telah dibuat oleh suami Siti Purwaningsih ini. Produk-produk itu antara lain : kotak tisue, tempat sabun, rak kamar madi, nampan, pigura, rak CD, miniatur meja kursi, coster, tempat perhiasan dan lain-lain. Sebagai bahan baku yang digunakan yaitu kayu sono keling, glugu / poho kelapa dan mahoni. “Sebab kayu-kayu tersebut mempunyai warna serat yang artistik”, paparnya. Di samping itu Pak Amat juga menggunakan bambu sebagai vareasi pada produknya.

Untuk memperkenalkan produknya dia mengikuti berbagai pameran di beberapa kota dan juga lewat gethok tular. Cara ini ternyata sangat efektif. Tidak lama kemudian pesanan selalu saja ada dan hingga saat ini termasuk kewalahan untuk memenuhinya. Harga yang ditawarkan oleh Sari Ilmu relatif terjangkau masyarakat, yaitu dari Rp 5.000 hinga Rp 60. 000. Produknya dibuat sangat halus dan didukung oleh finishing yang sempurna. Dampak dari itu adalah banyak buyers asing yang sering mengambil produk di tempatnya. Buyers itu dari Jerman, Inggris, Belanda, Jepang, Arab Saudi, Singapura dan Australia. Pasran lokal menurutnya justru termasuk kurang ramai.

Menurut perajin yang sarat pengalaman di bidang kerajinan kayu ini modal awal untuk membuka usahanya dari nol rupiah. Karena berkat ketekunan dan kejelian dalam mengelola usahanya, maka usahanya pun tetap eksis hingga sekarang dan justru terus berkembang. Kini dia dibantu oleh 11 tenaga kerja yang sudah patut dihandalkan, karena walau bagaimanapun Pak Sarip terus mendampingi mereka untuk menjaga kualitas produknya. “Apapun macam produknya, pesanan yang datang ke tempat saya asal masih dari bahan kayu, Insya Allah bisa kami kerjakan”, paparnya pada BantulBiz.Com.

• Last modified: 28 Jan 2005 17:23:31.
   

www.bantulbiz.com
Copyright © KPDE Pemkab Bantul - 2004
All Rights Reserved.
Page loaded in 0.06 sec.
>> WebStats