|
| Bende Jawi - Miniatur becak, sepeda dan bendi
| | ‘Kecil itu indah’ mungkin ungkapan tersebut baru ngetrend saat ini. Ini terbukti makin banyaknya produk terbaru yang ukurannnya kecil-kecil contohnya handphone, discman, jam, komputer, mobil bahkan kartu kredit ukurannya dibuat lebih kecil. Hal ini mungkin ditinjau dari makin padatnya penduduk dan kecenderungan masyarakat untuk menggunakan barang yang praktis sekaligus tidak banyak makan tempat.
Ungkapan ‘kecil itu indah’ juga berlaku bagi diri Sigit Riyanto. Hobinya yang suka membuat miniatur patung maupun benda disekitarnya menjadikan dia termasuk perajin yang sukses di wilayah Bantul. Menurut warga Tirto, Triharjo, Pandak, Bantul ini home industri miliknya yang diberi nama Bende Jawi ini didirikan pada awal tahun 2002. Walaupun Bende Jawi masih tergolong baru, barang kerajinannya cepat dikenal orang karena barang yang dihasilkan cukup unik.
Barang kerajinan Bende Jawi berupa aneka macam miniatur becak, sepeda dan bendi/dokar. Harganya cukup bervariasi berkisar antara Rp 75.000-Rp 400.000 tergantung dari model, ukuran, dan bahan yang dipergunakan. Bahan baku utama yang berupa kuningan, tembaga, besi serta bahan pendukungnya antara lain kayu, kain, karet, dan cat didapatkan di daerah Yogyakarta. “ Walaupun produk kami berupa miniatur benda tapi bentuk dan fungsinya hampir seperti aslinya. Contohnya miniatur becak yang berukuran 35x18x25 cm ini bisa dikayuh,” ujar Sigit Riyanto (26) kepada Bantulbiz.com di rumahnya.
Bende Jawi yang beralamat di dusun Tirto Rt:03 Rw:23, Triharjo, Pandak, Bantul, Yogyakarta 55761 dengan No. Telp 08156818671 ini bisa menghasilkan 500 buah tiap bulannya. Omset perbulannya bisa mencapai Rp 20 juta. Pasaran yang ramai untuk wilayah lokal dari Bali, Yogyakarta dan Jakarta. Sedangkan untuk wilayah luar negeri dari negara Australia dan Amerika.
|