|
| Adi Mulia - Tatah Sungging Kulit
| | Merupakan sanggar kerajinan tatah sungging kulit yang didirikan Didin Sumadi tahun 1980. Adi Mulia Handicraft beralamatkan di Pocung, Karangasem RT 03 RW 33 Wukirsari, Imogiri, Bantul, Yogyakarta.
Produk yang dihasilkan antara lain kap lampu, wayang, maskot, kap lilin, kipas, pigura, kaligrafi, dan berbagai souvenir lainnya.
Bahan baku utama yang digunakan adalah kulit kerbau, kulit sapi, dan kulit kambing. Bahan baku didatangkan dari Segoroyoso, Bantul dan Magetan, Jawa Timur.
Menurut Didin, proses dimulai dari perendaman kulit mentah selama 1 hari tanpa bahan kimia, lalu dijemur (dipenthang) selama 1-2 hari, dikerok, dan baru dibuat pola sesuai produk yang dipesan, ditatah kemudian diwarnai atau disungging.
Tenaga kerja atau pengrajin yang bekerja di Adi Mulia Handicraft ada 40 orang, yang terdiri dari bagian pemrosesan kulit, bagian pola, bagian tatah dan bagian sungging. Sebagian besar merupakan penduduk Pocung. Pengrajin digaji seminggu sekali.
Untuk model dan desain,hampir sebagiam besar produk-produk buatan AMH adalah dari pemesan atau pembeli.
|