Language :
.:: Bahasa Indonesia .::  English  
About Us Contact Us Guestbook
Investment Crafts Tourism BizDirectory BizNews
12 Oct 2008
Sentra Kerajinan
Perajin
Katalog Produk
 
 
DINGO Art - Craft - Rupa rupa Kerajinan dan Batik
Katalog Produk

Orang yang bekerja pada suatu tempat, apalagi ikut seseorang, idealnya bisa mengambil hikmah dari pekerjaannya tersebut. Inilah yang dialami oleh Heru Suprihantono, SS (35) yang sekarang membuka galeri seni dengan nama Dingo Art & Craft yang terletak di Jl. Bantul Km. 5 Kweni No. 7 Panggungharjo Sewon Bantul Yogyakarta, HP. 08156555916, e-mail : heru2552@yahoo.com.


Sebelum mempunyai galeri sendiri, pria kelahiran Temanggung Jawa Tengah ini pernah ikut orang Korea yang mempunyai bisnis kerajinan di Bali. Dia bekerja di divisi pengadaan sempel. Selama kurang lebih 2 tahun, dia sudah paham dengan dunia bisnis kerajinan termasuk bagaimana meyakinkan seorang calon pembeli. Akhirnya pada tahun 2000 dia memberanikan diri keluar dari pekerjaannya dan mendirikan art shop sendiri. Ada sekitar 100 macam produk kerajinan yang dijadikan koleksinya. Sebagian besar barang tadi diambil dari perajin di kawasan Bantul. Ada yang berupa souvenir seperti gantungan kunci, asbak, kipas, miniatur binatang dan lain-lain. Ada juga untuk hiasan interior seperti : Patung, lukisan, hiasan dinding, miniatur alat musik dan sebagainya. Harganya dari Rp 1.500 hingga Rp 400.000, tergantung macamnya produk, besar kecilnya barang dan bahan yang dibuatnya.

Disela-sela menunggu galerinya, pada tahun 2002 alumni UNS Solo ini juga masih belajar membatik, tetapi bukan dengan orang Indonesia, justru dengan orang Jepang yang sudah dikenalnya yaitu di Tirtodipuran Yogyakarta. Selama setengah tahun pria yang masih lajang ini sudah menguasai teknik membatik yang benar. “Awalnya saya hanya membatik seperti sapu tangan dan taplak meja, tetapi sekarang saya mencoba membuat batik untuk kain fashion dengan motif pop modern”, kata Heru sambil menunjuk contoh batiknya. Setelah menguasai teknik membatik secara konvensional, dia juga mencoba untuk membuat batik lukis. Batik lukisnya pun juga bagus-bagus. Tema yang diangkat yaitu flora, fauna dan alam.

Cara memasarkannya yaitu dengan pertemanan dan menawarkannya ke turis langsung yang kebetulan sedang melancong ke Yogyakarta. Harga batiknya dari Rp 150.000 hingga Rp 1.200.000 ,- Semua produk batik yang disediakan untuk para pembeli dijamin asli karyanya. Hingga sekarang turis yang pernah membeli produknya yaitu turis dari Australia, Perancis dan sebagian Afrika. ***

• Last modified: 28 Jan 2005 17:23:32.
   

www.bantulbiz.com
Copyright © KPDE Pemkab Bantul - 2004
All Rights Reserved.
Page loaded in 0.44 sec.
>> WebStats