|
| Bintang Brawijaya - Kerajinan Patung Batu
| | Ketersediaan dana yang cukup, bukanlah satu-satunya modal bagi seorang wirausahawan untuk dapat maju dan berkembang. Keuletan, mau belajar dari orang lain yang lebih tahu serta menabung juga merupakan modal untuk berbisnis.
Seperti dilakukan Jony yang menekuni usaha kerajinan berbahan baku batu, pria kelahiran Solo tahun 1980 itu menekuni usahanya ini berangkat dari menjadi karyawan dulu. Setelah menguasai teknis-teknis memproduksi kerajinan berbahan baku batu, serta lika-liku mengelola usaha handicraft dia pahami, barulah Jony membuka usaha sendiri.
Memang, keterbatasan modal yang dihadapi pemilik Bintang Brawijaya Stone ini, membuat Jony hanya mampu merekrut 5 orang tenaga kerja harian. Sehingga, satu bulan hanya mampu memproduksi 150 pcs, dengan omset Rp 10 juta.
Toh usahanya dapat juga berkembang. Terbukti, di sejumlah kota, karya Jony dapat ditemui. Seperti di Jakarta, Surabaya, Solo dan Bali. Sedangkan pemasaran ke mancanegara baru merambah Australia dan Malaysia.
Cara pemasaran yang dia tempuh, antara lain, mengirimkan sample ke sejumlah brooker barang kerajinan; di samping konsuemen dating sendiri ke show-roomnya
|