|
| Yuli Ceramic - Kerajinan Keramik
| | Pengalaman bekerja ikut pengrajin di bagian finishing, membuat Prawoto berfikir maju. “Kenapa tidak mencoba membuat alat finishing seperti yang saya kuasai selama ini,” begitu pikirnya. Setelah memiliki modal sedikit, Prawoto kemudian membuka usaha sendiri.
Kebetulan, sewaktu sedang mempraktekkan tungku hasil buatannya, ada buyers asing yang datang ke Kasongan. Orang asing itu puas dengan garapan Prawoto. Kemudian sejumlah barang keramik dipesannya. Tiga dari puluhan jenis kerajinan berbahan baku keramik kini menjadi andalannya. Yakni, guci, vas bunga dan patung Buddha.
Usaha yang digelitinya itu ternyata sudah cukup lama, sekitar 14 tahun. Saat ini, Prawoto memiliki 11 tenaga kerja; sebanyak 5 orang sebagai karyawan tetap dan 6 orang tenaga lepas. Dengan tenaga kerja sebanyak itu, setiap bulannya Yuli ceramic mampu memproduksi 1000 pcs; dengan omset berkisar Rp 25 sampai Rp 50 juta per bulan. Bahan baku bagi Prawoto tak terlampau sulit, karena dengan mudah dapat diperoleh dari daerah sekitar, yakni Bangunjiwo, Pleret, Bantul.
Sebagaimana pengrajin lain, Prawoto juga mengharapkan mendapatkan bimbingan; baiak dalam hal desain, pemasaran, maupun manajemennya. Tentang permodalan, dia juga berharap Bank-bank yang ada di Kabupaten Bantul lebih banyak mengucurkan dana bagi pengrajin yanag dapat menunjukkan dokumen pemesanan dari buyers manapun.
Berkat pemasarannya yang cukup gigih, Prawoto berhasil menembus Spanyol, Italia, Belanda, dan Malaysia. Sementara, pasar potensial dalam negeri di antaranya: Jakarta, Bali, Semarang dan Surabaya.***
Kontak telepon: 0274- 447559 dab HP. 081 5791 7935
|