|
| Poniman Art - Kerajinan Tas dan Pigura
| | Berawal sebagai seorang buruh bangunan, Poniman mengumpulkan uang dari hasil upahnya. Merasa tabungannya sudah cukup Poniman untuk dijadikan sebagai modal usaha. Poniman berhenti berkerja sebagai buruh dan mencoba mendirikan usaha sendiri.
Tempat tinggal Poniman yang berada di wilayah Manding yang terkenal sebagai sentra kerajinan kulit, sedikit banyak membuat Poniman memiliki pegetahuan dan kemampuan dalam bidang kerajinan kulit. Tahun 1998, pria kelahiran 12 maret 1964 ini mengawali usaha di bidang kerajinan kulit. Rumahnya di Rt.07 Rw.05 Manding Lor dijadikan sebagai tempat produksi sekaligus showroom.
Banyaknya pesaing di bidang kerajinan kulit, tahun 2002 Poniman mencoba membuat kerajinan dari bahan baku monte, kain, lidi dan akar wangi. Produk yang dihasilkan poniman antara lain tas dan pigura dengan harga culup bersaing antara Rp 15 ribu hingga Rp 55 ribu.
Walaupun Poniman belum mempunyai karyawan namun dengan dibantu istri dan anaknya Poniman mampu memproduksi 700 pcs produk kerajinan perbulan dengan omzet perbulan mencapai 1 sampai 5 juta perbulan. Pertengahan November 2004, Poniman diberi kesempatan oleh Pemerintah Kabupaten Bantul untuk membuka showroom di Pasar Seni Gabusan Sewon, Bantul menempati Los III Kav. 27.
Usaha Poniman dapat berkembang, terbukti Poniman bisa menyuplai produknya ke kota–kota besar antara lain Jakarta, Yogyakarta, Lampung dan Bali sebagai langganan tetapnya. Sampai saat ini produk Poniman belum mampu mencapai pasar mancanegara, Poniman berharap di Pasar Seni Gabusan bisa mendongkrak omsetnya sekaligus ada buyer asing yang membeli kerajinannya.
Kontak person : +628 1726 9382
|