|
| JUMINTEN - Pengrajin Agel
| | Mencegat wisatawan di jl Parangtritis tepatnya di Gabusan, Sewon, Bantul yang mau wisata ke pantai Parangtritis sekarang lagi trendi. Kerajinan apapun dapat di temui dilos – los Pasar Seni Gabusan. Juminten seorang pengrajin Agel, mengadu nasib membuka showroom di Pasar Seni Gabusan Los III Kav. 29. Tiga produk unggulannya adalah: Tas Agel, Tas Enceng Gondok dan Tas Akar Wangi. Harganya bervariasi antara Rp. 17.500 sampai Rp. 25.000.
Juminten yang bekerja di Bali memutuskan pulang ke desa asal yaitu di Manding Gandekan, Trirenggo, Bantul. Setelah pulang ke desa asal Juminten di ajak temen untuk membuat kerajinan yang berbahan baku dari Agel, Enceng Gondok dan Akar Wangi, kerajinan yang di geluti sejak tahun 1993 terus berkembang sampai sekarang. Dan untuk mendapatkan bahan baku sangat mudah karena Juminten beli di Toko dan Pasar Bringharjo.
Dengan merekrut 5 karyawan tetap dan 15 tenaga harian Juminten mampu memproduksi 700 pcs perbulan dengan berbagai macam bentuk tas, dan omset mencapai 7 sampai 10 juta perbulannya. Sampai saat ini produk kerajinan tas karya Juminten bisa di jumpai di kota Jogjakarta dan Bali. Pemasaran ke mancanegara, sementara baru Jepang dan Singgapur.
Dengan membuka showroom di Pasar Seni Gabusan Juminten optimis ke depan dagangannya kian laku. Pasaran yang di nilai Strategis adalah melalui internet. Juminten menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Pemerintah Kabupaten Bantul yang telah membangun situs bisnis bantulbiz.com, dimana para pengrajin diberi kesempatan untuk memasarkan karya-karyanya lewat internet tanpa membayar.
Kontak person : +62 816 4227 527
|