|
| HIDAYAH - Peni Collection
| | Untuk urusan bisnis rajut nilon, etos kerjanyapun kadang dapat memotivasi kreasi anak negeri, Seperti Daliyem warga bantul ini misalnya. Berawal dari keterlibatannya Daliyem istri dari Musirin, diapun lantas tahu lika-liku berbisnis kerajinan tangan.
Kebetulan, suaminya seorang pengrajin rajut nilon, dari keberaniannya Daliyem untuk menentukan jalur perajin rajut nilon sebagai gantungan hidupnya, semakin mendesak pikirannya untuk berani mandiri. Kemudian dibukalah show-room di sungapan, sriharjo, imogiri, bantul. Dengan nama usaha HIDAYAH Collection. Produk-produk yang pernah dia ketahui sebelumnya menjadi pilihan untuk memulai usahanya. Yakni rajut nilon, kopyah, kethu, tas dan lain-lain .
Tahun 1998 HIDAYAH Collection yang dipimpinya mulai dikelola secara profesional. Sebagai salah satu kiat bisnisnya. Dengan dibantu 7 karyawannya, HIDAYAH Collection semakin mantap saja melenggang di dunia bisnis asesoris dan mampu memproduksi 1000 pcs tiap bulannya. Produk-produknya antara lain rajut nilon, kopyah, kethu, tas dan lain – lain. Semua produk didisain sendiri dan dikerjakan bersama para karyawannya. Harganya sangat terjangkau masyarakat. Dari Rp 20.000 hingga Rp 45.000. Dari usaha yang ditekuni itu omzet per bulannya mencapai Rp 5 juta.
Cara memasarkannya cukup dengan pertemanan dan dari mulut ke mulut. Dengan cara seperti ini ternyata sampai sekarang nama HIDAYAH Collection sudah banyak dikenal masyarakat luas. Akhir tahun 2004 HIDAYAH Collection diberi kesempatan dari Pem Kab Bantul untuk membuka outlet di Pasar Seni Gabusan Sewon Bantul menempati Los. 9 Kav. 44, Telepon : +62 813 2879 7130. Kini produk HIDAYAH Collection sudah sampai ke berbagai wilayah dalam negeri meliputi Jakarta, Ujung Pandang, Medan dan Yogyakarta.
|