|
| BONGO Art - Perajin bubut kayu dan batu
| | Bongo Kayu Kelapa Art ( BKK Art ) adalah salah satu rumah kerajinan yang membuka showroom di Neco Kidul Rt.04/02 no. 18, Sabdodadi, Bantul. Didirikan oleh M. Mursid pada tahun 1997. Sebelum mendirikan BKK Art, M. Mursid ini pernah menjadi kontraktor di Jakarta, kemudian M.Mursid bersama istrinya memutuskan pulang kekampung halamannya di bantul beralih profesi menjadi perajin.
Dari kemampuan M. Mursid memainkan alat bubut kayu menjadi modal utamanya menciptakan berbagai bentuk kerajinan berbahan batu kuning dan kayu sonokeling. Tempat lilin, plasemate dan piring kayu sonokeling merupakan beberapa hasil kreasi pria kelahiran Bantul ini.
M.Mursid mengawali terjun ke dunia kerajinan batu dan kayu sonokeling ini. Melihat prospek industri kerajinan di Kabupaten Bantul sangat menjanjikan, M. Mursid bersama istrinya kemudian mencoba menekuni usaha kerajinan batu dan kayu di tanah kelahirannya tersebut, BKK Art, M. Mursid memberikan label bagi kerajinannya.
M. Mursid mengaku, untuk bahan baku batu diambil dari Wonosari, Pleret, Ambarowo dan Purworejo. Kini M. Mursid telah memperkerjakan 6 karyawan tetap ditambah 6 tenaga harian. Setiap bulannya rata-rata 1000 pcs hingga 3000 pcs berbagai jenis kerajinan batu yang dihasilkan BKK Art. Omset perbulannya mencapai Rp 10 Juta hingga Rp 15 Juta, dengan harga eceran tiap produk bervariasi antara Rp 37 Ribu hingga Rp 60 Ribu.
Oleh Pemerintah Kabubaten Bantul akhir tahun 2004 BKK Art diberi kesempatan membuka outlet di Pasar Seni Gabusan. Produk BKK Art telah secara rutin didisitribusikan ke Bali, Jakarta, Surabaya dan Yogyakarta. Sedangkanan untuk pemasaran ke mancanegara telah menembus negara Jerman, Amerika dan Australia.
Kontak person Hp : +6281 5680 6822
|