|
| DAVA Silver - perajin perak
| | Selain emas, kita mengenal perak yang sering digunakan untuk membuat perhiasan maupun barang seni yang bernilai tinggi. Dari hasil kerajinan perak itulah Sri Rahayu warga Kwen 1, Timbulharjo, Sewon, Bantul sebagai pendiri maupun pemilik DAVA Silver bisa membantu suaminya mencari nafkah menghidupi keluarga secara layak bahkan bisa dikatakan serba kecukupan.
Awal mula berdirinya DAVA Silver yaitu sekitar tahun 1995, Sri Rahayu membantu suaminya membuat kerajinan perak. Kemudian hasil kerajinan tersebut dijual ke kota Jakarta dan Surabaya. Perajin kelahiran Bantul ini sering bolak balik ke Jakarta untuk mengecek produknya. Berkat kegigihan suami Sri Rahayu, produknya mulai dikenal masyarakat luas dan pesanan dari hari kehari semakin meningkat.
Produk yang dihasilkan DAVA Silver antara lain kipas, ikan arwana, miniatur kereta, miniatur naga dan lain lain. Harganya berkisar Rp 200.000 - Rp 1.250.000 tergantung berat, ukuran dan jenis produk. Untuk bahan baku tidak menemui banyak masalah karena sudah sering dipasok dari Kota Gede.
DAVA Silver ini merekrut 6 tenaga tetap mampu memproduksi 250 pcs produ kerajinan perak per bulannya, omzet per bulannya mencapai Rp. 5 juta. Produk DAVA Silver telah menembus kota-kota besar Indonesia antara lain Yogyakarta, Jakarta dan Surabaya. Pasar mancanegara DAVA Silver telah menembus negara Korea. Akhir tahun 2004 diberi kesempatan oleh Pemerintah Kabupaten Bantul untuk membuka showroom di Pasar Seni Gabusan menempati Los.15 Kav.17.
Kontak person Hp : +62 818 0802 4330
|