|
Melihat prospek bisnis kerajinan kulit di wilayah Manding sangat menjanjikan, Dwi mencoba membuka usaha kerajinan dengan modal sendiri. Pada tahun 2000 membuka bisnis kerajinan ini sebagai pengisi waktu luang, dengan menamakan usahanya, LARIS, yang beralamat di Manding Rt. 0406 Sabdodadi, Bantul, telepon 081802664303.
Seiring dengan waktu, LARIS akhirnya berkembang dan dapat menjadi sumber penghasilan yang cukup besar. Dengan dibantu 5 orang karyawan tetap dan 5 tenaga harian, saat ini LARIS per bulan mampu memproduksi 500 pcs berbagai jenis kerajinan kulit antara lain tas agel, sepatu sarung tangan, dan sebagainya.
Produk-produk LARIS telah menembus berbagai daerah di Indonesia yaitu Jakarta, Yogyakarta dan Bali. Tiap bulannya LARIS mampu menjual produknya rata-rata senilai Rp 3 Juta - Rp 5 Juta. Untuk pasaran ekspor belum menjadi sasaran karena sulit untuk pemasarannya, “tutur Dwi” kalem.
Boleh dikatakan LARIS telah mapan dalam bisnis kerajinan, hal ini tak lepas dari keuletan Dwi menggeluti bidang kerajinan. Oleh Pemerintah Kabubaten Bantul akhir tahun 2004 LARIS diberi kesempatan membuka outlet di Pasar Seni Gabusan menempati Loa 3 Kav. 4. Dan di tempat usahanya itu dinilainya sangat strategis karena berada di jalur wisata menuju Pantai Parangtritis.
|