Language :
.:: Bahasa Indonesia .::  English  
About Us Contact Us Guestbook
Investment Crafts Tourism BizDirectory BizNews
12 Oct 2008
Sentra Kerajinan
Perajin
Katalog Produk
 
 
Waru Doyong Keramik - Keramik
Katalog Produk

Basis usaha Waru Doyong Keramik adalah membuat barang - barang kerajinan dari tanah liat. Namun bukan bararti latah dengan perajin lain yang lebih dulu mendirikan usaha yang sama. Menurut Ilham Subianto pendiri Waru Doyong Keramik, bahwa semenjak dia berhenti bekerja di Jakarta dan kembali ke Yogyakarta, dia menangkap suatu peluang di bidang bisnis keramik. Pihaknya sangat optimis kalau usahanya nanti akan berkembang.

Tahun 1996 akhir, Waru Doyong Keramik resmi berdiri. Lokasinya di Jl. Kasongan Karangpule Tirtonirmolo Kasihan Bantul, 55181. Sekitar 4 km arah barat daya kota Yogyakarta. Lokasi tersebut sangat strategis karena berada di jalur wisata menuju Sentra Industri Kerajinan Gerabah, Kasongan. Waktu mendirikan showroom yang juga dijadikan workshopnya, menurut Yuli (29) adik Ilham S, masih termasuk awal. Sekarang jalur wisata tersebut sudah penuh perajin yang menjajakan barangnya. “Kalau hanya seratus saja lebih”, tambah Yuli.

Awal produksinya Waru Doyong membuat meja kursi keramik dari tanah liat. Setelah dipasarkan ternyata laku keras. Produksinyapun lalu ditingkatkan. Disamping itu juga memproduksi barang-barang untuk souvenir, seperti : gantungan kunci, tempat tisue, asbak, miniatur guci dan lain-lain. Semua produk didesain, diproses dan difinishing dengan sempurna. Hal itu semata-mata untuk memberi kepuasan kepada para pembeli dan pelanggan. Harga yang ditawarkannyapun cukup terjangkau. Dari harga seribuan untuk souvenir sampai yang ratusan ribu untuk satu set meja kursi. Menurut mereka, kepuasan pembeli adalah yang paling utama.

Tahun demi tahun suasana pasar mengalami perubahan. Akhirnya Waru Doyong tidak hanya menjajakan hasil produksinya sendiri, tetapi juga menjajakan hasil kerajinan dari perajin lain. Ada yang sudah dalam bentuk jadi, ataupun setengah jadi sehingga hanya tinggal mem-finishing saja. Langkah seperti itu ternyata cukup praktis dan efisien, sehingga perputaran barangnya juga lebih cepat. Sebelum tahun 2000 adalah saat ramainya pengunjung / pembeli.

Waru Doyong yang sekarang dikelola oleh Yuli modal awalnya hanya Rp 700 ribu. Namun karena keuletannya, sekarang usahanya sudah termasuk besar. Dengan didukung oleh semua anggota keluarga dan 2 tenaga kerja, kini pasarannya sudah merambah ke Surabaya, Bali, Jakarta, Yogyakarta dan sekitarnya. Memang bidikannya adalah pasar domestik. Walaupun ada juga pembeli yang dari Malaysia. Pernah mengikuti pameran di PRJ, Palembang, Taman Mini Indonesia Indah dan Yogyakarta.

• Last modified: 28 Jan 2005 17:23:34.
   

www.bantulbiz.com
Copyright © KPDE Pemkab Bantul - 2004
All Rights Reserved.
Page loaded in 0.26 sec.
>> WebStats