|
| HM. Tanjung - Spesialis bunga kering
| | Dalam mendirikan usaha kerajinan HM. Tanjung ini, mula-mula produknya sangat beragam. Dari aneka keramik, souvenir, bunga kering dan lain-lain. Berjalan beberapa tahun. Ibarat menjaring, produk apa yang akhirnya paling banyak konsumennya. Ternyata bunga kering termasuk laku keras. Akhirnya HM. Tanjung yang didirikan tahun 1999 oleh Agus Eka Riyanta (34) ini sekarang mengkhususkan untuk memproduk rangkaian bunga kering. Namun untuk keramik yang mendukung penampilan dari bunga kering, tetap jalan, yaitu keramik balut.
Bahan-bahan yang digunakan untuk merangkai yaitu : klobot jagung, tapas kelapa, hati mahoni, kopeng kelapa, cantel, sabut kelapa, jambe, kulit pohon kelapa, daun dan kayu lontar, bambu, pelepah pisang dan lain-lain. Semua mudah didapatkan di sekitar rumah. Tetapi untuk partai besar sudah ada yang memasok ke tempatnya. Ada juga yang sudah setor dalam bentuk setengah jadi bunga rangkaian. Bahkan yang sudah jadi pun juga ada. Bagi Agus semua bisa diterima. Untuk yang setengah maupun yang sudah jadi berarti sudah mempercepat proses produksi.
Nama-nama produknya disamakan dengan nama bunga yang sesungguhnya. Seperti bunga mawar, matahari, sepatu, aster, kenikir, borobudur dan lain-lain. Hanya kalau produk dari Sarjana Teknologi Pertanian UNWAMA ini di belakang nama bunga disertai nama bahannya. Misalnya : Bunga matahari sepet (sabut kelapa), bunga borobudur klobot, bunga lontar pinus dan sebagainya. Walaupun dari bahan yang sangat sederhana, tetapi tampilannya sangat artistik dan terkesan seperti bunga sesungguhnya yang dikeringkan. Showroomnya yang di Jl. Kasongan Km. 0,3 Yogyakarta,55181 telp. 0274 – 447830 banyak sekali model bunga kering yang sudah siap jual. Workshopnya di Dusun Beton 05/30 Tirtonirmolo Kasihan Bantul, dijadikan sebagai gudang dan untuk mengepak barang kerajinan yang sudah siap kirim.
Untuk penjualannya bisa secara per tangkai dan juga secara per ikat. Per tangkai harganya ada yang Rp 900, Rp 1.000, Rp 1.200 dan Rp 1.500. Jadi kalau per ikat, tinggal mengalikan saja. Di samping melayani pasaran lokal seperti : Yogyakarta, Bandung, Jakarta, Medan, Surabaya dan Bali, HM. Tanjung juga sudah meloncat ke Italia, Prancis, Australia, Singapura, Brunei Darussalam dan Timor Leste. Hingga kini pihaknya terus melayani pesanan-pesanan dari para konsumen. Dengan dibantu 36 karyawannya, HM. Tanjung siap meramaikan bursa kerajinan di Bantul Khususnya dan Yogyakarta pada umumnya.
|