Language :
.:: Bahasa Indonesia .::  English  
About Us Contact Us Guestbook
Investment Crafts Tourism BizDirectory BizNews
19 Apr 2014
Sentra Kerajinan
Perajin
Katalog Produk
 
 
Batok Djogja - Kerajinan Tempurung

Anda suka barang-barang kerajinan dari batok? Datang saja ke Dusun Piring Murtigading Sanden Bantul Yogyakarta. Mengapa? Karena di sana ada Batok Djogja penghasil produk-produk kerajinan dari batok, yang hingga kini berkembang sangat pesat. Ditangan Miftahul Aini yang akrab dipanggil Iin (pemilikBatok Djogja), batok yang merupakan limbah industri rumah tangga, disulap menjadi kerajinan yang berdaya jual dan bernilai seni tinggi. Aneka produk yang dihasilkan antara lain : kap lampu, file holder, place mate, pigura, tempat lilin, box tissu, westebin (tempat sampah) dan lain-lain. Produk yang di hasilkan semua menggunakan teknik balut dan memiliki karakteristik fungsional sendiri-sendiri. Harganya dari Rp 7.500,00 - Rp 1.500.000,00 setiap produknya.

Batok Djogja didirikan oleh Iin tahun 1991. Dalam menjalankan usahanya, sarjana agama UII ini dibantu oleh istrinya yang sarjana pertanian pada bagian produksi. Ide awalnya tercetus ketika melihat banyaknya tempurung / batok kelapa yang dihasilkan dari industri makanan khas Bantul, seperti geplak, sagon, dan minyak goreng yang limbahnya (batoknya) biasa untuk arang.

Sampai sekarang Iin merekrut sekitar 90 orang untuk ditempatkan di bagian produksi, finishing dan gudang. Masalah bahan baku diakui oleh Iin tidak ada kendala karena daerah Bantul terkenal dengan pohon kelapanya dan belum banyaknya persaingan dari industri yang sejenis. Pengembangan usaha yang dilakukan Iin antara lain dengan meningkatkan peralatan dari yang sederhana ke peralatan listrik untuk memudahkan dalam proses produksi seperti gerenda dan dinamo untuk penghalusan, pemakaian cat impra untuk finishing akhir sehingga terlihat mengkilat. Batok Djogja yang operasionalnya telah diresmikan Bupati Bantul Drs HM Idham Samawi, 19 Oktober 2003 ini, juga merekrut tenaga-tenaga terdidik ( lulusan ISI, SMSR) dalam hal membuat desain dan model. Untuk memperkokoh usahanya juga menjalin kerjasama dengan dinas perkebunan, tenaga kerja, perekonomian, dan pariwisata.

Ada dua jenis produk yang dihasilkan yaituproduk handycraft dan furniture. Pangsa pasarnya adalah kalangan menengah keatas. Kapapasitas produksi per bulan rata-rata mencapai 1000 pieces dengan nilai nominal hampir Rp 50 juta per bulan. Dalam memasarkan produknya Batok Djogja bekerjasama dengan trading TITON CRAFT. dan produknya kini sudah beredar di negara-negara Eropa,Timur Tengah, Amerika, dan Canada. Salah satu produknya yaitu westebin/ tempat sampah dikirim ke Spanyol bulan Desember 2003. Untuk beberapa tahun kedepan Iin mempunyai keinginan menjadikan Dusun Piring sebagai sentra kerajinan tempurung se-Yogyakarta sehingga diharapkan bisa memajukan sektor perekonomian dan pariwisata khususnya di Bantul dan Yogyakarta pada umumnya.

Last modified: 28 Jan 2005 17:23:35.
   

www.bantulbiz.com
Copyright © KPDE Pemkab Bantul - 2004
All Rights Reserved.
Page loaded in 0.25 sec.
>> WebStats