Language :
.:: Bahasa Indonesia .::  English  
About Us Contact Us Guestbook
Investment Crafts Tourism BizDirectory BizNews
21 Apr 2014
Sentra Kerajinan
Perajin
Katalog Produk
 
 
Pecis Rajut Al Barokah - Perajin Aneka Model Pecis dari Benang Rajut

Usaha ini dirintis Wardani (43) bersama isterinya sejak 2004. Untuk memperbaiki ekonomi rumah tangganya, sang guru SMP swasta ini mencoba peruntungan dengan membuka usaha pembuatan pecis rajut. Hasilnya cukup baik karena setelah berjalan delapan tahun dengan tenaga kerja borongan 25 orang saat ini, setiap harinya Wardani bisa menghasilkan 100 125 pecis rajut. Pecis rajut yang dihasilkan ada yang polos hanya dengan benang nilon, ada juga yang dikombinasikan dengan kulit (seperti kulit untuk produk wayang) dan kain kaos.


Ketika ditemui di rumahnya kampung Mintoragan Rt. 04 pedukuhan Sampangan Selasa (19/02), Wardani menjelaskan bahwa produk unggulannya adalah pecis rajut kulit bulat (ada gambar masjid pada kulit penutup pecis). Mungkin baru saya yang memproduksi model ini. Namun produknya yang paling laris adalah pecis rajut kulit dan pecis rajut panjang. Isteri Wardani yang ditemui awalnya mengatakan ada 8 jenis pecis yang dihasilkan : kopiah, ketuh, kuluk, turki, pecis kulit Aceh, pecis rajut kulit bulat dan pecis rajut biasa serta pecis manten.


Harga jual untuk setiap produknya : kopiah dipatok dengan harga Rp. 10 20 rb, ketuk Rp. 10 rb, kuluk Rp. 23 rb, Turki Rp. 20 rb, pecis kulit Aceh Rp. 25 rb, pecis rajut kulit bundar Rp. 25 rb, pecis rajut biasa Rp. 25 rb, sedangkan pecis untuk manten bisa sampai harga Rp. 100 rb. Bila pesanan dalam jumlah banyak, harga masih dapat dinego, demikian diungkap bu Wardani. Periode masa dimana pesanan pecis buatan Al Barokah banyak diminati pembeli menurut Wardani, empat bulan sebelum ramadhan sampai perayaan idhul Ada.

Untuk mengantisipasi pesanan yang tinggi pada bulan-bulan tertentu, biasanya Wardani terlebih dahulu memproduksi untuk memenuhi stock. Pangsa pasar pecis Al barokah : Bengkulu, padang, Tangerang, Cirebon, Magelang, Solo dan Yogayakarta. Omzet penjualan Wardani rata-rata Rp. 30 juta per bulan dengan tingkat keuntungan 20 25 %. Kiat pasar yang digunakan Wardani antara lain dengan memperbanyak variasi pecis, kombinasi aneka warna benang, model pecis dan penjualan online dengan membuka website dan e-mail.

Bahan baku yang digunakan untuk pembuatan pecis rajut : benang nilon, kulit, kabel, fitrit, strimin, kain kaos dan kain akar wangi. Semua bahan tersebut bisa diperoleh di Yogyakarta, kecuali benang nilon warna hitam yang harus dipesan dari Jakarta. Ke depannya Wardani inginkan pecis yang terbuat dari bludru. Desain produk dirancang sendiri oleh Wardani dan isterinya dan umumnya sudah sangat bisa diterima pasar. Dengan modal kerja saat ini Rp. 30 juta, Wardani masih merasa kekurangan modal kerja yang diperkirakan harus bisa mencapai Rp. 60 Juta untuk bisa produksi memenuhi stock pecis pada bulan-bulan tertentu. (Fernandez)

-----------------------------------------------

Pecis Rajut Al Barokah : d/a. Mintoragan Rt. 04, Sampangan, Wirokerten, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta.
Contac Person : Wardani Hp. 0812 2979 250
Website : www.pecirajut.com
E-mail : al_barokah@pecirajut.com

Last modified: 20 Feb 2013 07:54:23.
   

www.bantulbiz.com
Copyright © KPDE Pemkab Bantul - 2004
All Rights Reserved.
Page loaded in 0.52 sec.
>> WebStats