|
Wirokerten - Alat rumah tangga berbahan aluminium Jaman sekarang sudah banyak alat-alat rumah tangga terbuat dari elektronik yang canggih. Tetapi belum tentu semua kecanggihan itu bisa mengalahkan fungsi alat rumah tangga yang masih tradisional. Salah satu contohnya adalah makanan khas Nasi Liwet, tanpa menggunakan ketel sebagai penanak nasinya maka makanan tersebut tidak bisa disebut sebagai Nasi Liwet. Karena rasa dan aroma yang dihasilkan sangat khas.
 |
Beberapa produk perajin Wirokerten |
|
 |
Beberapa produk perajin Wirokerten |
|
Di Kecamatan Banguntapan Bantul ada salah satu daerah yang bernama Wirokerten. Di daerah itu jangan harap anda bisa menemukan sampah yang terbuat dari aluminium. Karena Wirokerten merupakan salah satu daerah yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai perajin alat rumah tangga dengan memanfaatkan barang barang bekas bahan aluminium sebagai salah satu bahan bakunya. “Di daerah ini terdapat sekitar 15 home industri alat rumah tangga.”ungkap Ibu Mardihandoyo yang juga berprofesi sebagai perajin sekaligus pemilik salah satu home industri. Menurut pemilik home industri yang tergolong sukses ini, keahlian para perajin didapat secara turun temurun dan sistem pengerjaannya masih tergolong tradisional.
 |
| Proses pembuatan | |
 |
| Proses pembuatan |
|
Alat-alat rumah tangga buatan perajin Desa Wirokerten Kecamatan Banguntapan Bantul ini berupa wajan, ketel, panci, irus, citel dan cetakan kue yang dicetak dgn sistem cor-coran maupun cetak biasa. Harganya cukup bervariasi berkisar antara Rp 3.000-Rp 450.000. Untuk produk jenis cor-coran harganya relatif lebih mahal karena bahan yang diperlukan lebih banyak dibandingkan dengan cetakan biasa. Perbandingannya adalah bahan baku untuk membuat 1 wajan cetak cor-coran bisa untuk membuat 3 wajan cetak biasa. Keunggulan dari cetak cor-coran adalah lebih awet dan aluminiumnnya lebih tebal.
Barang-barang rongsokan yang terbuat dari aluminium dan aluminium batangan merupakan bahan baku utama dalam pembuatan alat rumah tangga buatan perajin Wirokerten tersebut. “ Untuk barang rongsokan biasanya didapat dari Boyolali sedangkan aluminium batangan diperoleh dari daerah Nitikan Yogyakarta.”ujar Mudiwiyono yang berprofesi sebagai perajin alat rumah tangga. Pemasaran alat-alat rumah tangga buatan perajin Wirokerten sudah menembus pasar lokal, nasional bahkan sudah sampai ke beberapa negara asia.
|