Language :
.:: Bahasa Indonesia .::  English  
About Us Contact Us Guestbook
Investment Crafts Tourism BizDirectory BizNews
10 Sep 2010
Potensi Investasi
Grafik
 
Potensi tanaman pertanian di Kabupaten Bantul cukup berkembang baik. Namun, selama ini, bisnis agro yang menyertainya masih dirasakan kurang menguntungkan bagi petani. Hal ini disebabkan, tidak adanya prasarana, akses dan informasi agribisnis yang memadai.

Menyadari kendala di atas, Bupati Bantul, Drs. HM. Idham Samawi cepat mengolah kiat, dengan memanfaatkan tanah kas desa Argosari, Sedayu, sebagai pusat pertumbuhan ekonomi lokal dan regional.

Tanah bekas lahan pertanian di km.14 jalan kelas nasional Yogya Wates yang memiliki saluran irigasi masih berfungsi baik itu, sudah dirancang matang untuk Kawasan Pasar AGRO. Kawasan seluas 7 hektar itu sekaligus akan menerapkan sistem kelembagaan yang komprehensif. Yakni, sebagai kawasan agribisnis yang prospektif; tempat penelitian, pengembangan dan penyebaran teknologi pembibitan, budidaya, penanganan pasca panen serta pengolahan hasil-hasilnya. Selain itu, dari Kawasan AGRO Argosari ini juga akan ada upaya penanganan teknologi pengolahan serta pengemasan yang bernilai jual, sehingga akan memiliki daya saing kuat untuk memasok pasar dalam maupun luar negeri.

Selain akan berfungsi sebagai unit bisnis komersial, pusat informasi pengembangan agribisnis serta sarana edukatif melalui aktivitas penelitian, budidaya dan pengolahan hasil-hasil pertanian; kawasan ini akan dibuat 'hidup' sepanjang hari, yang berarti ada suasana rekreatif yang diciptakan. Salah satu sarana yang akan memberikan kenyamanan bagi pengunjung adalah Restoran Terapung.

Untuk melengkapi dan lebih mewujudkan kekhasan suasana Agro, akan tersedia pula sarana memamerkan berbagai budidaya agro. Maka secara alami disediakan lahan tanaman terbuka berupa kebun buah-buahan dan sayur-sayuran serta tanaman lain yang berpotensi untuk menarik wisatawan, khususnya yang memiliki nilai pendidikan.Sedang untuk tanam-tanaman yang spesifik seperti anggrek, sayur dan buah tertentu yang memerlukan pemeliharaan khusus akan ditempatkan dalam rumah kaca (green house).
Fasilitas Restoran Air
Gedung Perkantoran Pasar AGRO
Salah Satu Sudut Los
Pasar AGRO
Di kawasan AGRO Argosari ini pengunjung akan mendapatkan lingkungan yang unik; yakni dapat beristirahat sambil makan minum di atas gerbang yang juga difungsikan sebagai Restoran Layang. Bentuk gerbang yang sudah dirancang ini sangat kuat untuk menciptakan image kawasan dan sebagai Land Mark yang belum ada duanya di sepanjang jalan menuju Yogyakarta.

Untuk menangani kawasan AGRO Sedayu ini, akan ditangani oleh Kantor Pusat Pengelola dan Pengembangan Agribisnis yang akan mengelola seluruh kegiatan di AGRO CENTER ini. Maka, disediakanlah ruang-ruang yang menunjang kegiatan Agribisnis, seperti: Pusat Informasi Agribisnis, Ruang Rapat, Kantor Asosiasi dan lembaga keuangan/perbankan.

Ada juga di kawasan ini Show Room yang terletak pada Zona Transisi. Selain digunakan untuk memamerkan hasil produksi, Show Room juga dimaksudkan sebagai sarana untuk Promosi, menghubungkan unit-unit komersial yang ada dengan masyarakat luas.
Dengan menampilkan nuansa tradisional, Show Room ini dapat pula digunakan untuk menampung aspek kultural dan wisata yang memungkinkan dikembangkan; seperti misalnya Upacara Tradisional Bhekti Pertiwi dsb.

Komplek AGRO Sedayu yang dirancang sebagai kawasan komersial, ilmiah praktis dunia pertanian, serta pariwisata; pastilahakan dikunjungi banyak kalangan yang berbeda kebutuhan. Dan kemungkinan ada sejumlah orang yang akan menginap di sana.Maka pengelola kawasan AGRO inipun menyediakan tempat istirahat; baik untuk kru truk maupun tamu-tamu tertentu yang memerlukan sarana yang layak.Untuk kru angkutan komersial disediaklan 15 kamar dan untuk tamu tertentu tersedia 7 kamar guest house.

Sarana penunjang lainnya adalah pompa bensin, perparkiran untuk 100 kendaraan roda empat, bengkel dan cuci mobil. Sarana vital lainnya yang sudah dipersiapkan adalah los warung makan, musholla dan KM/WC.

Sebagai pusat bisnis sayur dan buah, sampah tentu akan menjadi masalah bila tak ditangani serius. Diperkirakan, volume sampah per harinya mencapai 20 m3. Untuk mengatasinya, tersedia 2 los sampah, seluas 15 m2 tertutup atap seng dengan dinding setinggi 1,2 m.
Sebagai pusat aktivitas agribisnis, para pedagang akan dikelompokkan sesuai jenis yang dijual. Setiap los penjualan terdiri 10 20 unit penjualan. Tiap unit penjualan luasnya 3 x 4 m (12 m2).
Setelah dihitung secara proporsional, maka kebutuhan unit penjualan adalah: Los sayuran (disiapkan 80 unit), los Buah (48 unit), Los Hasil Kebun (34 unit) dan Los Tanaman Pangan 110 unit.

Selain usaha-usaha komersial di sektor pertanian, di kawasan ini ada andalan lain yang juga akan menjadi daya tarik, yaitu Pasar Grosir. Untuk aktivitas ini, pengelola menyediakan areal 5000 m2, terdiri dari 2000 m2 untuk penjualan barang grosir, 2000 m2 untuk Super Market Agro dan sisanya untuk kantor dan gudang.

Inilah Kawasan AGRO Argosari yang akan menjadi salah satu pilar penyangga perekonomian rakyat Kabupaten Bantul. ***
 
   

www.bantulbiz.com
Copyright © KPDE Pemkab Bantul - 2004
All Rights Reserved.
Page loaded in 0.98 sec.
>> WebStats